//
you're reading...
Article

“Akankah Tercipta Treble Winners Kembali di Musim Ini?”

Kehebatan sebuah klub dapat dilihat dan dinilai dari jumlah gelar yang mereka dapatkan tiap musimnya. Dengan persaingan yang makin ketat dan kompetitif, sangat sulit bagi sebuah klub untuk dapat memenangi banyak gelar sekaligus dalam satu musim.  Oleh karena itu, pencapaian seperti treble winners dianggap sebagai sebuah prestasi yang fenomenal dan mencengangkan.

Istilah treble winners dipakai untuk sebuah klub yang memenangi 3 gelar mayor sekaligus dalam satu musim. Ketiganya yaitu gelar liga domestik, piala domestik, dan ajang Liga Champions. Predikat ini tentu hanya bisa diberikan kepada klub yang berada di 5 liga papan atas Eropa yaitu Inggris, Spanyol, Italia,Jerman, dan Prancis.

Sejak format Liga Champions digulirkan pada tahun 1992, sudah ada tiga tim yang mampu meraih pencapaian ini. Pertama adalah Manchester United (Liga Champions, Premier League, dan FA Cup) pada tahun 1999. Kemudian Barcelona (Liga Champions, La Liga, Copa del Rey) tahun 2009, dan yang terakhir Inter Milan tahun 2010 (Liga Champions, Serie A, Coppa Italia).

Jika bicara kekuatan sepak bola terutama di Eropa saat ini sudah mulai merata, walaupun masih terlihat dominasi klub-klub besar dan mapan. Logikanya, sangat sulit bagi sebuah klub sekarang ini untuk meraih pencapaian treble winners. Dengan mengikuti 3 kompetisi yang berat sekaligus, fokus dan fisik pemain serta manajer menjadi sangat terkuras. Namun anehnya, sejak tahun 2009 lalu, selalu saja ada tim yang berpeluang besar mendapat 3 gelar prestisius dalam satu musim.

Dimulai pada edisi 2008/2009, ketika musim telah mencapai fase akhir nan krusial, ada setidaknya 2 tim yang berpeluang meraih treble. Manchester United dari Inggris dan Barcelona dari Spanyol. United ketika itu memimpin dengan nyaman di Premier League tanpa mampu dikejar pesaingnya seperti Liverpool, Arsenal  dan Chelsea.  Di ajang Piala FA, mereka telah mencapai semifinal dan berhadapan dengan Everton. Sedangkan di Eropa, mereka dengan mudah melewati rintangan dari Inter, Porto, dan Arsenal untuk menantang Barcelona di partai puncak.

Barcelona pun tak kalah mengkilap perjalanannya musim itu. Di Liga mereka berhasil mengungguli rival abadinya yaitu  Real Madrid untuk mencegah El Real mencetak hattrick juara liga. Sementara di Copa del Rey, keperkasaan mereka tak mampu dibendung oleh Athletic Bilbao yang akhirnya menyerah dengan skor mencolok 1-4 dari Barca. Saat itu, baik United maupun Barcelona menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar treble.

Malang bagi United, perjalanan mereka di Piala FA harus diakhiri di babak semifinal. Ketidakmampuan mengatasi Everton dalam 90 menit harus berujung kekalahan menyesakkan lewat adu penalti. Keputusan Fergie untuk menurunkan beberapa pemain pelapis pun menjadi sebuah blunder. Alhasil hanya Barcelona lah satu-satunya tim yang berpeluang mencatatkan prestasi fenomenal dengan merebut 3 gelar sekaligus. Benar saja, dalam final Liga Champions yang berlangsung di stadion Olimpico Roma, Barca berhasil memukul United dengan kemenangan 2-0. Sah lah mereka untuk menyandang predikat treble winners.

Musim selanjutnya, 2009/2010 kembali memunculkan beberapa klub yang berpeluang meraih treble hingga menjelang musim kompetisi berakhir. Kali ini lakonnya bukan dari Inggris maupun Spanyol, tetapi dari Italia dan Jerman. Inter Milan dan Bayern Muenchen begitu perkasa di kompetisi domestik. Inter berhasil memenangi persaingan untuk merebut scudetto dan juga menjuarai Coppa Italia, dimana dalam kedua ajang tersebut mereka dapat menuntaskan perlawanan dari AS Roma. Sedangkan dari Jerman, dengan dimotori oleh Frank Ribery dan Arjen Robben Bayern berhasil menguasai Jerman setelah memastikan titel Bundesliga dan menghancurkan Werder Bremen 4-0 di final DFB Pokal. Alhasil kedua tim telah sama-sama mengumpulkan 2 gelar pada musim itu.

Di Liga Champions sendiri, raihan mereka sangat fantastis dimana keduanya berhasil mencapai final. Inter berhasil menyingkirkan juara bertahan yaitu Barcelona lewat pertarungan ketat dan Muenchen sukses mengandaskan kuda hitam dari Prancis yaitu Olympique Lyon untuk sampai di final.

Parta final yang digelar di kandang Real Madrid, Santiago Bernabeu itu pun tak lain menjadi proses pengabsahan salah satu dari kedua tim tersebut untuk mendapat predikat treble winners. Kali ini Inter Milan dengan Jose Mourinho-nya yang berhasil mendapatkan titel prestisius itu. Kemenangan mutlak 2-0 atas Bayern mengukuhkan nama mereka sebagai satu-satunya klub Italia yang mampu meraih treble. Mereka sekaligus mengikuti jejak Manchester United pada 1999 dan Barcelona tepat setahun sebelumnya.

Musim 2010/2011 telah mendekati akhir. Lagi-lagi gaung treble winners menguat seiring dengan munculnya peluang bagi beberapa nama untuk meraihnya. Hingga tulisan ini ditulis, tercatat ada 3 tim yang berpeluang besar, yaitu Real Madrid, Manchester United, dan lagi-lagi Barcelona. Yang menarik, Barcelona dan Real Madrid akan langsung bertarung head-to-head untuk membuktikan siapa yang lebih pantas mendapat predikat itu. Persaingan mereka di liga memang cenderung mengarah ke Barca sebagai yang paling diunggulkan, tetapi tetap semua kemungkinan masih dapat terjadi dalam 6 pekan sisa ke depan. Ditambah mereka masih harus bertemu sekali lagi di Bernabeu.

Yang pasti menarik lagi, el clasico kali ini dipindahkan ke 2 ajang sekaligus. Ya, mereka dipastikan bertemu di semifinal Liga Champions dan akan menggelar el clasico di Estadio Mestalla pada final Copa del Rey. Siapapun yang unggul, tentu akan memberikan dampak positif dalam upaya meraih treble sekaligus memupuskan harapan salah satunya. Patut dinantikan duel ini karena mereka akan 4 kali bertemu  hanya dalam rentang waktu 2 minggu!

Sementara satu kandidat lain, Manchester United, saat ini telah mencapai semifinal Piala FA, semifinal Liga Champions, dan masih memimpin 7 angka atas Arsenal di liga. United diperkirakan mampu mengunci gelar liga mereka yang ke-19 melihat jadwal dan prospek pertandingan sisa ke depan. Tantangan terbesar justru ada di ajang FA dan Liga Champions. Telah menunggu rival sekota yaitu Manchester City di Wembley. Dengan catatan pertemuan mereka selama 2 tahun terakhir yang selalu ketat dan berakhir dramatis, MU bisa sangat kesulitan menaklukkan City.

Sedangkan di Liga Champions United akan berhadapan dengan Schalke. Banyak yang mengatakan United akan dengan mudah menyingkirkan wakil Jerman itu karena kualitas skuad dan pengalaman di level atas kompetisi Eropa. Namun patut diingat bahwa Schalke lah yang berhasil menyingkirkan juara bertahan Inter Milan dari kompetisi paling elit benua biru ini. Sejarah 2 tahun terakhir mencatat bahwa tim yang berhasil menjadi juara adalah tim yang mampu mengalahkan juara tahun sebelumnya. So, perjuangan berat telah menanti di depan mata bagi United.

Dalam 2 tahun terakhir telah tercipta 2 kali treble winners. Akankah kali ini akan ada lagi yang meraih predikat yang menggiurkan, memikat nan fenomenal sekaligus hampir mustahil itu? Mari kita tunggu kelanjutan kiprah 3 tim besar tersebut.

About binexunited

Someone obsessed and passionate of Manchester United: My first love and for forever!

Discussion

2 thoughts on ““Akankah Tercipta Treble Winners Kembali di Musim Ini?”

  1. semoga mu bs treble winners

    Posted by tomi | April 14, 2011, 5:17 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: