//
FA Cup

Piala FA adalah kompetisi domestik sepak bola di Inggris. Mulai dikompetisikan sejak tahun 1871-1872. Setelah 130 tahun lebih, Piala FA diikuti oleh 600 lebih klub, mulai dari klub Premiership hingga divisi amatiran.

Ketika pertama kali digelar pada musim 1871-1872, kompetisi ini hanya diikuti oleh 17 klub. Wanderers, klub yang didirikan oleh orang-orang sekolah negeri dan diperkuat pemain-pemain universitas, menjadi juara untuk pertama kalinya. Di final, mereka mengalahkan Kennington Oval, 1-0. Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 2.000 orang itu, gol kemenangan Wanderers dicetak Morton Betts.

STADION WEMBLEY

Sejak tahun 1923, final Piala FA digelar di Stadion Wembley. Stadion ini merupakan gagasan Duke of York, yang kelak menjadi Raja George VI. Stadion yang kemudian menjadi simbol sepak bola Inggris itu dibangun dengan total biaya 750.000 poundsterling.

Adalah Bolton Wanderers dan West Ham United, dua tim yang beruntung tampil untuk pertama kalinya di final di Wembley. Final ini kemudian tercatat dalam sejarah karena dihadiri sekitar 200.000 penonton, yang membeludak hingga ke pinggir lapangan.

Tahun 2001-2006, Stadion Wembley direnovasi sehingga final Piala FA dipindah ke Millenium Stadium, Cardiff. Sejak tahun 2007, Piala FA mulai diselenggarakan kembali ke Stadion Wembley yang sudah selesai direnovasi dan ditandai dengan dipakainya Stadion Wembley dalam partai final yang mempertemukan Chelsea dengan Manchester United.

Jika jumlah penonton di final Wembley 1923 dianggap yang terbesar, jumlah penonton tersedikit dicatat klub gurem Aldershot pada tahun 1986. Kala itu, di putaran ketiga, pertandingan melawan Oxford United hanya dihadiri oleh 2.034 orang. Namun, Aldershot yang datang dari Divisi IV sukses memukul Oxford yang berdivisi I dengan skor 3-0.

REKOR dan FINAL

Sepanjang sejarahnya, rekor gol terbanyak yang dicetak dalam satu pertandingan masih dipegang oleh Nottingham Forest. Rekor ini dicatat Forest pada musim 1890-1891 saat mengalahkan Clapton, 14-0.

Sementara itu, rekor rata-rata pemain tertua yang tampil di final dipegang oleh Arsenal. “The Gunners” menurunkan pemain yang rata-rata berusia 31 tahun pada starting eleven-nya, ketika mengalahkan Liverpool di final tahun 1950.

Sejauh ini, Manchester United boleh berbangga sebagai klub yang paling banyak menjadi jawara dengan koleksi 11 gelar.

Sejak final tahun 1872, ada 12 klub yang sukses tampil di partai puncak, namun tak pernah bisa memboyong piala ke markasnya. Mereka adalah Queens Park Glasgow, Bristol City, Birmingham, Leicester, Luton Town, Fulham, QPR, Brighton and Hove Albion, Watford, Crystal Palace, Middlesbrough, dan Milwall. Bahkan, Leicester mencatat empat kali tampil di final (tahun 1949, 1961, 1963, dan 1969), dan selalu pulang dengan tangan hampa.

Salah satu final yang menarik adalah 3 gol di masa injury time. Hal ini terjadi pada final tahun 1979 saat Arsenal mengalahkan Manchester United 3-2. Pada babak pertama Arsenal unggul 1-0, kemudian diperbesar menjadi 2-0 di pertengahan babak kedua. Namun dalam waktu 2 menit di penghujung babak kedua, Manchester United berhasil menyamai skor menjadi 2-2, sebelum gol dari Alan Sunderland semenit kemudian untuk membuat Arsenal menang.

Final tahun 2006, saat Liverpool menjungkalkan West Ham lewat adu penalti, dianggap sebagai salah satu final terbaik. Kala itu, Liverpool yang difavoritkan tertinggal lebih dulu sebelum pada masa injury time babak kedua Steven Gerrard menyamakan kedudukan. Namun “The Reds” kemudian bisa memaksakan skor imbang 3-3 dan akhirnya menang lewat adu penalti.

DAFTAR JUARA

  • 11 – Manchester United
  • 10 – Arsenal F.C.
  • 8 – Tottenham Hotspur F.C.
  • 7 – Liverpool F.C., Aston Villa F.C.
  • 6 – Newcastle United F.C., Blackburn Rovers F.C.
  • 5 – Everton F.C., West Bromwich Albion F.C., Wanderers F.C., Manchester City F.C.
  • 4 – Bolton Wanderers F.C., Sheffield United F.C., Wolverhampton Wanderers F.C., Chelsea F.C.
  • 3 – Sheffield Wednesday F.C., West Ham United F.C.
  • 2 – Bury F.C., Nottingham Forest F.C., Old Etonians F.C., Preston North End F.C., Sunderland A.F.C., Portsmouth F.C.
  • 1 – Barnsley F.C., Blackburn Olympic F.C., Blackpool F.C., Bradford City A.F.C., Burnley F.C., Cardiff City F.C., Charlton Athletic F.C., Clapham Rovers F.C., Coventry City F.C., Derby County F.C., Huddersfield Town F.C., Ipswich Town F.C., Leeds United F.C., Notts County F.C., Old Carthusians F.C., Oxford University F.C., Royal Engineers A.F.C., Southampton F.C., Wimbledon F.C.

Discussion

2 thoughts on “FA Cup

  1. FA cup kompetisi sepakbola di Inggris ya?

    Posted by Tianjin | August 22, 2011, 3:43 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: